Kamis, 20 Desember 2012

proposal yayasan alfath



Keutamaan menjadi perintis kebaikan

                                                                 بسم الله الرحمن الرحيم                                                 

 

Alhamdulillah segala puja dan puji syukur kehaderat Allah saw yang maha pengasih lagi maha penyayang, dengan karunianya Allah swt kita diberikan kenikmatan rohani dan jasmani,

Dan tak lupa pula kita haturkan kepada junjungan Nabi besar kita yaitu Nabi Muhammad bin Abdullah saw, yang telah membawakan kita Dari zaman jahiliyah sampai zaman sekarang ini yang mulia, dan yang akan memberikan syafaat kelak nanti di hari qiyamat (akherat) amin.

 

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ’anhu berkata:” Datang serombongan orang dari dusun menemui Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam maka Beliau melihat kondisi mereka yang memperihatinkan, ditimpa kemiskinan. Maka Beliau menganjurkan agar manusia bersedekah, namun mereka terlihat tidak menanggapi Beliau sehingga terlihat (kegelisahan) pada wajah Nabi shallallahu ’alaihi wasallam, hingga datanglah seorang lelaki dari golongan Ansar membawa satu kantong  uang perak, yang kemudian di ikuti yang lainnya sehingga terlihat kegembiraan di wajah Nabi shallallahu ’alaihi wasallam, setelah itu barulah beliau shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:”

من سنّ في الإسلام سنّة حسنة فعمل بها بعده كتب له مثل أجر من عمل بها ولا ينقص من أجورهم شيء، ومن سنّ في الإسلام سنّة سيّئة فعمل بها بعده كتب عليه مثل وزر من عمل بها ولا ينقص من أوزارهم شيء

Artinya: “Barang siapa yang membuat jalan kebaikan dalam Islam, kemudian amalan tersebut tetap diamalkan setelahnya, maka akan dituliskan baginya ganjaran pahala orang-orang yang mengamalkannya tanpa harus mengurangi pahala mereka. dan Barang siapa yang membuat jalan kejelekan dalam Islam, kemudian kejelekan tersebut tetap dilakukan setelahnya, maka akan dituliskan baginya ganjaran dosa orang-orang yang melakukannya tanpa harus mengurangi dosa-dosa mereka. HR Muslim.

Nabi shallallahu ’alaihi wasallambersabda:”
 الدال على الخير كفاعله
Artinya:Yang menunjukkan manusia jalan kebaikan seolah-olah dia sama dengan orang yang mengamalkannya.
Nabi shallallahu ’alaihi wasallam juga bersabda:”
خير الناس أنفعهم للناس
Artinya: Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat  bagi manusia lainnya
I. Jadilah pembuka pintu kebaikan:

Ibnu majah dan Ibnu Abi ‘Ashim meriwayatkan dalam sunannya, dari hadis Anas bin Malik radhiallahu ’anhu dari Nabi shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:”
Artinya: Sesungguhnya sebagian dari manusia ada yang menjadi pembuka kebaikan, penutup kejelekan, dan sesungguhnya ada sebagian manusia yang menjadi pembuka kejelekan, penutup kebaikan, maka beruntunglah orang-orang yang dijadikan Allah kedua tangannya sebagai pembuka kebaikan, dan binasalah orang-orang yang dijdikan Allah kedua tanggannya sebagai pembuka kejelekan.”

إن من الناس ناس مفاتيح للخيرمغاليق للشر، وإن من الناس ناس مفاتيح للشر مغاليق للخير فطوبى لمن جعل الله مفتاح الخيرعلى يديه وويل لمن جعل الله مفتاح الشر على يديه

II. Hartamu adalah milik Allah:

قال الله تعالى-: (آمنوا باللَّه ورسوله وأنفقوا ممّا جعلكم مستخلفين فيه فالّذين آمنوا منكم وأنفقوا لهم أجر كبير) (الحديد:7)،
Artinya: Maka berimanlah pada Allah dan RasulNya dan berinfaqlah dari apa-apa yang telah Allah berikan kepada kalian, dan adapun bagi mereka yang beriman dan berinfaq ganjaran yang besar

وقال تعالى-: (وما لكم ألا تنفقوا في سبيل اللَّه وللَّه ميراث السّماوات والأرض) (الحديد:10).
Artinya: Dan kenapa kalian enggan berinfaq di jalan Allah padahal milik Allah semua kekayaan yang terdapat di langit dan bumi.


III. keutamaan bersedekah:

قال تعالى-: (مثل الّذين ينفقون أمْوالهم في سبيل اللَّه كمثل حبّة أنبتت سبع سنابل في كلّ سنبلة مئة حبّة واللَّه يضاعف لمن يشاء واللَّه واسع عليم) (البقرة:261).
Artinya: Perumpamaan orang-orang yang menginfaqkan hartanya di jalan Allah sebagaimana perumpamaan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, di setiap tangkai menghasilkan seratus biji dan Allah akan melipat gandakan terhadap orang-orang yang dia kehendaki dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui.






IV. Investasi akhirat yang tidak terputus:

قال صلى الله عليه و سلم ” إذا مات ابن آدم انقطع عمله إلا من ثلاث : علم ينتفع به ، وصدقة جارية ، وولد صالح يدعو له
Artinya: Nabi shallallahu ’alaihi wasallam bersabda: Jika Anak Adam meninggal, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: 1.ilmu yang bermanfaat, 2. shadaqah jariyah,Dan anak yang sholeh yang mendoakannya.

V. Potret para salaf dalam berinfaq:

Kisah Abu Thalhah al-Ansari radhiallahu ’anhu yang menyedekahkan kebun kurmanya ketika turun ayat

(لن تنالوا البرّ حتّى تنفقوا ممّا تحبّون) (ال عمران:92)
Artinya: Kamu tidak akan pernah mendapatkan kebaikan hingga mampu menginfaqkan dari apa yang kamu cintai.

Ayat ini diwahyukan pada saat Rasulullah saw sudah menetap di Madinah. Diriwayatkan dalam hadis, sesaat setelah mendengarkan ayat 92 Surat Al Imran ini dibacakan, Abu Thalhah langsung menghadap Rasulullah. Sahabat ini mantap menyerahkan harta yang paling dicintainya, yakni kebun kurma ‘Bairahah’ kepada Rasulullah untuk dimanfaatkan sebagai pembiayaan perjuangan. Kebun ‘Bairahah’ saat itu terletak di depan masjid Nabawi Madinah, letaknya strategis di pinggir jalan raya, pun hasilnya selalu melimpah dan pemandangannya terkenal sangat indah.
Bagi para petani Madinah, kebun serupa ‘Bairahah’ adalah investasi ekonomi yang menjanjikan keuntungan berlipat ganda di dunia. Namun bagi Abu Thalhah, investasi akhirat jauh lebih
mendatangkan manfaat, berbunga syafaat dan berjangka selamanya, yaitu dengan cara menyedekahkan harta ‘Bairahah’ tercintanya itu kepada kepentingan sosial.
Abu Thalhah meyakini jika kebun itu tertinggal di dunia dan tidak disedekahkan, mungkin hanya akan jadi hiasan atau seonggok warisan bagi keluarganya saja. Tapi bila didermakan, akan lebih banyak manusia selain keluarganya bisa menikmati hasil kebun itu.

Kisah Abu Dahdah radhiallahu ’anhu ketika turun ayat yang berbunyi,

(من ذا الّذي يقرض الله قرضا حسنا) (البقرة:245).
Artinya: Siapa yang mau meminjamkan untuk Allah pinjaman yang baik



Abu Dahdah bergegas mendatangi Rasulullah saw untuk bertanya: “Ya Rasululah, apakah Allah ingin meminjam dari hambanya?” Benar” jawab Rasul. Spontan Abu Dahdah mengacungkan tangannya seraya berkata “Ulurkan tangan anda, wahai Rasulullah”.
Rasulullah mengulurkan tangannya, dan langsung disambut olehAbu Dahdah sambil berkata “Aku menjadikan anda sebagai saksi bahwa kupinjamkan kebunku kepada Allah“.Tsabit sangat gembira dengan keputusannya itu. dalam perjalanan pulang, dia mampir ke kebunnya. Dilihatnya istri dan anak-anaknya tengah bercengkrama dibawah pepohonan yang sarat dengan buah kurma.
Dari pintu kebun, Abu Dahdah memanggil istrinya, “Hai Ummu Dahdah! cepat keluar dari kebun ini, Aku sudah meminjamkan kebun ini kepada Allah SWT” Istrinya menyambut dengan suka cita. “Engkau tidak rugi, suamiku, engkau beruntung, engkau sungguh beruntung,” katanya seraya mengeluarkan kurma yang sudah berada dalam mulut anak-anaknya. “Nak, ayo keluarkan, ayahmu sudah meminjamkan kebunini kepada Allah Ta’ala.”
Atas peristiwa tersebut Ibnu Mas’ud menceritakan bahwa Rasulullah mengabarkan “Berapa banyak pohon sarat buah yang kulihat di surga atas nama Abu Dahdah“.
Kisah Utsman bin Affan radhiallahu ’anhu dan infaqnya pada perang Tabuk.
Abdurrahman bin Khabbab radhiallahu ’anhu mengkisahkan:Aku menyaksikan Nabi shallallahu ’alaihi wasallam memotifasi berinfak kepada para pasukan dalam perang sulit(perang Tabuk), maka Utsman radhiallahu ’anhu berdiri dan berrkata:” Wahai Rasulullah…biar aku yang menanggung biaya perang dengan menginfakkan seratus ekor untaku lengkap dengan seluruh benda dan perbendaharaan yang ada diatas punggungnya”. Kemudian Nabi shallallahu ’alaihi wasallam kembali memotivasi pasukan untuk berinfaq, ternyata kembali Utsman berkata: Biar aku yang menanggungnya Ya Rasulullah dengan menginfakkan tiga ratus ekor untaku lengkap dengan seluruh benda dan perbendaharaan yang ada padanya”. Berkata Abdurrahman: Aku  melihat Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam turun dari mimbar  sembari berkata:”

« ما على عثمان ما فعل بعد هذه ما على عثمان ما فعل بعد هذه» أخرجه الترمذي وقال: غريب وله شواهد.
Artinya: Tidak berbahaya lagi apa yang dilakukan Utsman setelah ini. Tidak berbahaya lagi apa yang dilakukan setelah ini. HR Tirimizi.

Kisah Sahabat yang menjamu tamu Rasulullah yang padanya turun ayat:

(ويؤثـرون على أنفسهم ولو كان بهم خصاصة) (الحشر:9)
Artinya: Dan mereka lebih mendahulukan orang lain atas diri mereka walaupun sebenarnya mereka sangat membutuhkannya



Berinfaqlah sebelum matimu tiba.

قال الله تعالى-: (وأنفقوا من ما رزقناكم من قبل أن يأتي أحدكم الموت فيقول ربّ لولا أخّرتني إلى أجل قريب فأصّدّق وأكن من الصّالحين) (المنافقون:10)،
Artinya: Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: Dan Infaqkanllah dari apa yang kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada kalian, maka ketika itulah baru jiwa berkata: Ya Rabb kenapa tidak kau tangguhkan  sebentar agar aku dapat berinfaq dan jadi orang yang sholeh.

وقال صلى الله عليه وسلم-: (يتبع الميّت ثلاثة، فيرجع اثنان ويبقى معه واحد، يتبعه أهله وماله وعمله، فيرجع أهله وماله، ويبقى عمله) متفق عليه.
Artinya: Nabi shallallahu ’alaihi wasallam bersabda:” Ada tiga Hal yang mengikuti jenazah, yang dua kembali dan yang satu menetap bersamanya, yang akan mengiringinya adalah keluarga, harta dan amalnya, adapun keluarga dan hartanya akan kembali dan yang tetap bersamanya adalah amalnya.

LATAR BELAKANG
 


Hambalang Adalah Sebuah Desa Di Citeureup Bogor, Seiring dengan perubahan zaman maka lokasi/daerah ini sudah banyak di singgahi baik para pendatang atau penduduk sekitar, jika dilihat dari aktivitas da’wah dan syiar agama islam sangatlah kecil/minim sekali, bahkan jika tidak di bangun lembaga  atau pusat syiar agama islam maka daerah ini sangat mudah di pengaruhi oleh budaya-budaya barat yang sangat jauh dari norma-norma islam. Dengan daerah yang mudah dilalui oleh kendaraan menjadikan daerah ini sangat strategis untuk dijadikan sarana pembangunan umat, yang mungkin pada tahap ini metode da’wah yang kami laksanakan adalah pembangunan yayasan Al-fath dengan berdirinya yayasan di daerah ini memungkinkan terbentuknya suasana islami.

MAKSUD DAN TUJUAN
 



1.     Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt.
2.     Membangun Masyarakat islami yang beriman, berilmu dan ber amal shaleh dalam rangka mengabdi kepada Allah swt untuk mencapai keridhoannya.
3.     Sebagai filter/penyaring utuhnya pendidikan islami melihat maraknya Misi pendidikan orang kafir dan yahudi yang menghancurkan generasi islam.
4.     Melahirkan da’i-da’I tangguh sebagai penerus risalah rasulallah saw untuk membina dan membimbing majunya kaum muslimin dimata dunia.
LINGKUP PEKERJAAN PEMBANGUNAN YAYASAN AL-FATH DAN WAKTU PELAKSANAAN  PEMBANGUNAN.
 





Pembangunan yayasan al-fath mencakup beberapa aspek bangunan guna mendukung proses pendidikan yang baik, adapun konsep bangunannya meliputi:
a)     Pos satpam dan koprasi/usaha.
b)    Masjid.
c)     Klinik umum untuk masyarakat.
d)    Bangunan:

o   Sekertariat.
o   Ruang guru.
o   Rumah imam dan muadzin.
o   Computer.
o   Laboratium bahasa.
o   Laboratium ilmiah.
o   Perpustakaan.
o   Ruang pendidikan.
o   Asrama santri.
o   Ruang kesehatan.
o   Ruang makan.
o   Kamar mandi/toilet.
o   Lapangan olahraga.
o   Taman.
o   Ruangan husus tamu.
o   Pimpinan yayasan/guru.
o   Dll.

















RINCIAN ANGGARAN RUMAH IMAM DAN MUADZIN.

Ø . Luas rumah imam dan muadzin:
  Luas 5x10 m, x2. 100 m2 x 1.500.000=150.000.000

TAMPAK  ATAS.



































@: TAMPAK  DEPAN RUMAH GURU.
















@: TAMPAK  DEPAN RUMAH IMAM & MUADZIN.

SUSUNAN PANITIA























Agar perencanaan Dan Pelaksanaan pembangunan pondok pesantern ini berjalan dengan baik dan mendapatkan ke berkahan pembentukan panitia berasal dari para ulama, pemerintahan, penduduk sekitar baik tokoh masyarakat, pemuda pemudi yang duduk di kursi sekolah/kuliahan dengan susunan panitia terlampir.
                                            
SUSUNAN PANITIA PEMBANGUNAN
YAYASAN PONDOK PESANTREN AL-FATH

Pembina                               : 1. Ust Achmad Bin Muhammad Al-haddad S.pdi
                                                : 2. Ketua Rt 019/06 (bpk Bowi)
Penasehat                            : 1. H. Izudin S.E
Pengawas pembangunan: 1. H. mursyidi
                                                : 2. H. Sudrajat sos
                                                : 3. Bpk syaiful bahri
Ketua umum                        : 1. Ust Muhammad ridho bin ahmad bin yahya S.pdi
                                                : 2. Bpk choirul anam
Sekertaris                             : 1. Sdr wawan kurniawan S.kom
Bendahara                           : 1. Sdr Ramzi S.E
                        : 2. Sdri ida laila
Seksi humas                         : 1. Bpk yayan triyana
                                                : 2. Ust ridwan bin yahya
                                                : 3. ibu tuti astute
Seksi dana                            : 1. Bpk Edi kurnia
                                                : 2. Sdr Irfan
Seksi pembangunan          : 1. Sdr Ahmad
                                                : 2. Sdr Ridwan
                                                : 3. Sdr Hasan basri












@: LOKASI YAYASAN PONDOK PESANTREN AL-FATH.







































DATA KEBUTUHAN SANTRI AL-FATH
>>HARIAN:
>NO
>>NAMA KEBUTUHAN
>>HARGA
>>TOTAL




 1
SAYUR MAYUR
Rp: 40.000.00     X 30
Rp: 120,000.00
 2
BERAS            @: 9)LITER X.     Rp:6500.00
Rp: 58,500.00     X 30
Rp: 1,755,000.00
 3
LAUK PAUK/BUMBU DAPUR
Rp: 20,000.00     X 30
Rp:    600,000.00
 4
AIR minum    @:2 GALON       Rp:3500.00
Rp:    7,000.00    X 30
Rp:     210,000.00
 5

Rp:
Rp:
 6

Rp:
Rp:
 7

Rp:
Rp:
 8

Rp:
Rp:
 9

Rp:
Rp:
10

Rp:
Rp:
11

Rp:
Rp:
12

Rp:
Rp:
13

Rp:
Rp:
14


>>>JUMLAH:
15

Rp:
Rp: 2,685,000,00

>>>MINGGUAN:
>NO
>>NAMA KEBUTUHAN
>>HARGA
>>TOTAL




1
GAS
Rp: 80,000.00     X 4
Rp: 320,000.00
2
AYAM          @: 2 Ekor     X Rp:27,000.00
Rp: 54,000.00     X 4
Rp: 216,000.00
3
SABUN/SUNLIGH
Rp: 11,000,00     X 4
Rp:    44,000,00
4
SNACK MALAM JUM’AT
Rp: 25,000.00     X 4
Rp: 100,000.00
5
PORSTEX
Rp: 15,000.00     X 4
Rp:    60,000.00
6
KARBOL/SUPERPEL
Rp:    8,000.00    X 4
Rp:    32,000.00
7
GULA           @: 1Kg          X Rp:    8000.00
Rp:    8,000.00    X 4
Rp:    32,000.00
8
THE CELUP  @: 1 dus       X Rp:   3500.00
Rp:     3500.00    X 4
Rp:    14,000.00
9
KOPI             @: ¼ Kg        X Rp:12,000.00
Rp:  12,000.00    X 4
Rp:    48,000.00
10
TRANPORTASI
Rp:  50,000.00    X 4
Rp:    200,000.00
11

Rp:
Rp:
12

Rp:
Rp:
13


>>> JUMLAH:
14

Rp:
Rp: 1.066,000.00

>>>>BULANAN:
>NO
>>NAMA KEBUTUHAN
>>HARGA
>>TOTAL




1
AQUA GELAS  @: Rp:15,000.00   X 4 dus
Rp:     60,000.00
Rp:
2
PULSA
Rp:     25,000.00
Rp:
3
GAJI GURU & PENGURUS
Rp:     3.000,000.00
Rp:
4
ALAT-ALAT TULIS
Rp:     50,000.00
Rp:
5
OBAT-OBATAN SANTRI/PENGOBATAN
Rp:     100,000.00
Rp:
6
KEBUTUHAN KEBERSIHAN
Rp:   150,000.00
Rp:
7
BIYAYA TAK TERDUGA
Rp:   200,000.00
Rp:
8
PLN
Rp:   300,000.00
Rp:
9
OPERASIONAL/ TRANPORTASI
Rp:   200,000.00
Rp:
10
KEBERSIHAN/ SAMPAH
Rp:   100,000.00
Rp:
11
FOTO COFY/  TINTA PRINTER
Rp:   100,000.00
Rp:
12
PERAWATAN KENDARAAN
Rp:   100,000.00
Rp:
13


>>> JUMLAH:
14

Rp: 4385,000.00
Rp: 4385,000.00




































































































































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar